7 tips membangun startup digital

7 tips membangun startup digital

Apakah Anda memiliki ambisi untuk membangun startup digital? Bingung harus mulai dari mana dan bagaimana? Membangun startup digital tidak semudah membalikkan telapak tangan. Anda harus melalui satu per satu langkah agar startup Anda dapat segera dimulai!

Berikut 7 tips membangun digital startup yang kami ekstrak dari blog Neil Patel.

  1. Buat rencana bisnis

Apa gunanya memulai bisnis tanpa rencana? Ide startup Anda mungkin brilian, tetapi tanpa rencana bisnis yang baik, akan sulit untuk mengembangkannya. Neil Patel menunjukkan bahwa hingga 64% startup dengan rencana bisnis dapat mengembangkan bisnis mereka lebih baik daripada mereka yang tidak memiliki rencana bisnis.

Bagaimana Anda membuat rencana bisnis? Rencana bisnis pada dasarnya adalah gambaran tertulis tentang masa depan perusahaan. Mereka menguraikan apa yang INGIN Anda lakukan dan BAGAIMANA melakukannya.

Secara umum, rencana bisnis menguraikan strategi bisnis Anda untuk 3 hingga 5 tahun ke depan

. Sebuah rencana bisnis adalah hal pertama yang harus Anda lakukan karena akan membantu Anda dengan beberapa hal berikutnya.

  1. Mencari pendanaan

Tentunya untuk menjalankan sebuah perusahaan Anda membutuhkan modal. Modal dapat diambil dari mana saja, tetapi startup memiliki sesuatu seperti program pendanaan. Setiap startup membutuhkan jumlah uang yang berbeda tergantung pada industrinya.

Dari mana dana start-up berasal? Neil Patel merangkum sumber pendanaan untuk startup

seperti yang ditunjukkan pada grafik berikut:

Dari grafik di atas, kita tahu bahwa sebagian besar pendanaan startup berasal dari simpanan dan pinjaman pribadi. Perbankan bukanlah sumber keuangan utama bagi startup. Mengapa demikian?

Neil Patel mencatat di blognya bahwa bank cenderung menginvestasikan uangnya di perusahaan besar yang sudah mapan atau mapan. Tentu akan berisiko jika Anda harus mendanai usaha kecil yang baru dimulai dengan aset dan pendapatan yang tidak jelas.

Oleh karena itu, sebagian besar sumber pendanaan untuk startup berasal dari investor seperti: teman, keluarga, angel investor, dan pemodal ventura. Ketika Anda menemukan investor potensial, Anda harus siap untuk membuat rencana bisnis dan keuangan Anda.

Rencana keuangan ini berisi neraca, perkiraan penjualan, laporan laba rugi dan laporan arus kas.

Neil Patel melaporkan bahwa hingga 82% perusahaan gagal karena masalah arus kas. Rencana keuangan yang Anda buat akan digunakan untuk mengetahui berapa banyak dana yang Anda perlukan untuk menjalankan dan menjalankan bisnis Anda.

  1. Dikelilingi oleh orang yang tepat

Anda tidak bisa menjalankan bisnis sendirian, oke? Startup kecil dan Anda mungkin tidak membutuhkan banyak staf untuk memulai. Namun, Anda tetap membutuhkan orang yang tepat untuk ditempatkan di area yang berbeda.

Anda membutuhkan seorang manajer, Anda membutuhkan HR / GA, akuntan, ahli hukum, dll. Anda tidak akan dapat berjalan sendiri dan yang terbaik adalah memiliki “pasukan” yang tepat untuk membawa Anda ke tujuan Anda.

  1. Temukan lokasi startup dan buat situs web

Perusahaan rintisan Anda, meskipun kecil dan hanya memiliki sedikit karyawan, masih membutuhkan kantor fisik. Anda bisa menyewa kantor yang tidak terlalu besar untuk kegiatan bisnis Anda.

Selain memiliki kantor fisik, jangan lupa untuk membuat website. Pelanggan harus dapat menjangkau perusahaan Anda secara online. Selain itu, memasarkan bisnis Anda di dunia maya jauh lebih hebat dengan harga yang tidak diragukan lagi.

Setelah website dibuat, jangan lupa untuk menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram sebagai sarana promosi. Media sosial dapat meningkatkan jangkauan iklan Anda.

Jika Anda memerlukan saran situs web, Anda dapat menghubungi tim kami dengan pengalaman bertahun-tahun dalam mendigitalkan perusahaan.

  1. Menjadi Pakar Pemasaran

Saat memulai sebuah startup, Anda harus siap untuk belajar bagaimana menjadi seorang marketer. Sekarang Anda perlu memahami pemasaran digital agar bisnis Anda sukses.

Anda perlu memahami apa itu content marketing, affiliate marketing, email marketing, SEO dan sejumlah istilah digital marketing lainnya yang perlu Anda kuasai.

Selain pemasaran digital, Anda dapat menggunakan metode periklanan klasik seperti radio, media cetak, televisi, poster, dll. Media ini hanya mahal.

Kecuali Anda seorang pemasar juga, tidak ada salahnya membayar seorang pemasar. Tanpa pemasaran, bisnis startup Anda hanya bisa berjalan di tempat alias stagnan.

  1. Bangun basis pelanggan

Bangun situs web dan kembangkan kehadiran startup Anda secara digital, yang pada gilirannya membangun basis pelanggan. Ubah situs web Anda

Lihat Juga :

https://ruaitv.co.id/
https://cmaindonesia.id/
https://rakyatjakarta.id/
https://gramatic.id/
https://tementravel.id/
https://psyline.id/
https://cinemags.id/
https://imn.co.id/
https://bernas.co.id/
https://mt27.co.id/

13