Cara Menanam Pohon Jati

Jati, termasuk spesies pohon, biasanya digunakan untuk produk kayu. Kualitas jati dikenal sebagai kualitas pertama dibandingkan dengan kayu lainnya. Jati memiliki kriteria dan karakter yang ideal ketika digunakan untuk bahan bangunan atau furnitur. Tentu saja, harga kayu jati lebih mahal daripada kayu lainnya.

Dengan kayu berkualitas tinggi yang andal, kokoh, dan tahan lama, tak heran banyak orang menjadikan http://lahan.co.id/ nya area komersial yang menjanjikan.

Untuk alasan yang disebutkan di atas, Anda pasti tertarik untuk menanam pohon jati karena mereka memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat.

Menanam jati itu sendiri mudah, sehingga peluang komersial untuk menanam jati dapat digunakan sebagai investasi jangka panjang. Terlebih lagi jika Anda memiliki negara besar yang kondisinya tidak terlalu subur.

pohon jati

pohon jati

Berikut Adalah Cara Menanam Pohon Jati

1. Menabur Benih

Menabur atau menetas pohon jati dari bunga jati yang telah dikeringkan di area pohon jati dan jatuh ke tanah. Benih atau benih yang baik adalah biji dengan kulit kuning dan kering, besar, bundar, kencang dan tidak menyusut atau berubah bentuk.

Setelah mengeluarkan biji dari bunga, rendam dalam air selama 3-4 jam sebelum disemai. Siapkan media benih yang diisi dengan tanah dengan perbandingan pupuk cair 1: 1 dan kemudian berkecambah benih atau bibit dengan kedalaman sekitar 5 cm dan atur ulang dengan campuran tanah dan pupuk kandang. sinar matahari langsung dan hujan. Biasanya benih mulai tumbuh setelah sekitar 47 hari.

2. Perawatan Bibit

Bibit secara teratur disiram dua kali sehari di pagi dan sore hari, tetapi tanpa menyiram terlalu banyak, karena ini dapat menyebabkan benih membusuk. Gunakan pupuk urea sebulan sekali.

Juga menempel tanaman mati. Setelah sekitar 5 bulan, benih kemudian dapat dipindahkan ke area penaburan yang lebih besar.

3. Menyiapkan Tanah

Jika jati ditanam 3 minggu hingga 4 minggu sebelum pengolahan, lantainya ditaburi dengan pupuk cair atau kompos dengan dosis 2 ton / hektar. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tanah mengandung lebih banyak nutrisi dasar dan bahwa tanah mengendur setelah 3 atau 4 minggu. Budidaya dilakukan dengan memotong atau membajak selama 4 minggu.

Buat lubang perkebunan dengan ukuran 30x30x30 cm dan jarak antar lubang sekitar 2,5 mx 2,5 m. Jadi biarkan selama 2-3 minggu.

4. Menanam Jati

Setelah disemai, benih ditempatkan secara vertikal di dalam lubang tanam. Namun, pertama-tama lepaskan polybag dan susun di bagian bawah.

5. Pemeliharaan

Tanam kembali pohon mati, pupuk dan gulma dari awal hingga usia 5 tahun. Setelah itu, lakukan sesering dalam 3 bulan. Ini juga memotong cabang sehingga batang utama dapat tumbuh optimal.

6. Panen Jati

Tergantung pada persyaratan, jati dapat dikumpulkan atau dibunuh antara 12 dan 20 tahun. Jika usia pohon baik untuk bahan bangunan, berarti umurnya 20 tahun.

Manfaat dari kayu jati

  1. Untuk Pembuatan Kapal
  2. Untuk Pembangunan Rumah
  3. Untuk Tiang Rumah
  4. Untuk Dekorasi Diluar Ruangan
  5. Untuk Pembangunan Lantai
  6. Untuk Paviliun
  7. Untuk Bantalan Rel
  8. Untuk Membangun Jembatan
  9. Untuk Membuat Gitar
  10. Untuk Aquascape
  11. Untuk Tangga
  12. Untuk Membuat Mubel dan Furniture.

Sekian artikel tentang Cara Menanam Pohon Jati ini semoga bermanfaat.

Baca Juga: