Panduan Budidaya Anggrek Lengkap Mudah dan Praktis

Saya akan memandu anda untuk membudidayakan anggrek mulai dari memilih bibit, memilih media tanam, lokasi, dan perawatan. Baik dalam bentuk artikel maupun video. Anda juga akan mengenal 18 jenis bunga anggrek budidaya.

Siapa yang tidak kenal bunga anggrek? Bunga anggrek memiliki kecantikan fenomenal. Ia adalah tanaman yang dikenal dengan keanggunannya.

Para kolektor pecinta bunga pasti tidak pernah ketinggalan mengoleksi bunga yang satu ini. Bagi mereka, tanaman anggrek merupakan bunga pelengkap yang keindahannya tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Banyak orang bilang, budidaya anggrek itu mudah asalkan tahu cara merawatnya. Apalagi bunga anggrek termasuk bunga yang dapat tumbuh dalam kondisi iklim apapun. Mulai dari cara menanam sampai mengembangbiakan sangat mudah sekali.

bunga anggrek

bunga anggrek

Untuk jenis anggrek yang dapat Anda tanam, ada banyak pilihan. Di Indonesia ini terdapat kurang lebih 5000 spesies anggrek. Beberapa diantaranya merupakan hasil perkawinan silang. Jenis anggrek Dendrobium merupakan jenis yang paling sering dijadikan koleksi.
Memilih Bibit Bunga Anggrek

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih bibit. Bibit bunga anggrek yang berkualitas biasanya telah mengeluarkan daun dan akar. Umur bibit sebaiknya di kisaran 1 tahun.

Jika Anda telah yakin menentukan pilihan bibit, tanamlah di dalam plastik selama tiga bulan. Setelah tiga bulan, pindahkanlah bibit ke pot berdiameter 6-12 cm.

Ketika masa pembibitan, jangan lupa memberikan pupuk organik. Pupuk akan membuat anggrek dapat tumbuh optimal. Anda boleh memindahkan anggrek ke pot besar kalau umurnya sudah tiga bulan berikutnya.
Memilih Media Tanam

Langkah kedua yakni memilih media tanam. Untuk menentukan media tanam, Anda perlu mengetahui jenis anggreknya. Umumnya, anggrek dibagi menjadi dua jenis, yakni anggrek epiphyt dan terrestrial.

Jika Anda memilih anggrek epiphyt, artinya anggrek tersebut hidupnya menumpang pada tanaman lain. Tapi, kalau anggrek terrestrial, ia dapat hidup di atas tanah humus.

Jadi, budidaya anggrek tidak harus langsung di atas tanah. Anda dapat menumpangkannya pada tanaman lain. Mudah bukan? Namun, apabila menggunakan pot sendiri, itu akan lebih baik. Hasil yang Anda dapatkan akan lebih optimal.

Berikut ini beberapa media tanam anggrek.

Menggunakan media pot biasa
Menggunakan media pot sabut kelapa
Menggunakan botol atau Gelas air mineral yang dilubangi
Langsung menempel di pohon

Merawat Bunga Anggrek

Untuk bagian ini, saya membahasnya khusus karena ini adalah bagian yang paling lama dan akan kita pantau setiap saat. Perlu anda ketahui, normalnya, anggrek itu butuh waktu 15 bulan untuk panen bunga pertama. Anda bisa melihatnya di video ini, atau langsung saja ke Tips Merawat Anggrek.

Memilih Lokasi Budidaya

Lokasi budidaya anggrek menjadi salah satu faktor penting. Meskipun anggrek dapat tumbuh di berbagai iklim, namun Anda harus memperhatikan banyak hal yang berkaitan dengan syarat lokasi, seperti intensitas sinar matahari, suhu, kelembapan, dan lain-lain.
Lokasi anggrek

Jika anda tidak punya latar belakang pertanian, bagian ini bisa jadi terlihat rumit. Jadi ikuti saran saya saja.

Pergilah ke kebun anggrek terdekat (misalnya kampung anggrek kediri), lalu rasakan tempat itu. Kalau pagi seperti apa, kalau sore seperti apa, panasnya, lembabnya, dan kesejukannya. Bandingkan dengan lokasi anda, jika perlu tanya ke petugasnya.

Hal ini lebih mudah, selain anda langsung melihat lokasi yang memang terbukti untuk budidaya anggrek, anda juga bisa terinspirasi oleh indahnya kuntum bunga anggrek dan manisnya uang dari bisnis bunga cantik ini.

Sesuai janji di depan, saya tetap akan memberikan syarat lokasi yang bagus untuk budidaya anggrek. Jika bingung, silahkan share pertanyaan anda di sosial media atau komentar di bawah ya

Intensitas cahaya
Peneduhnya dapat dibuat dari paranet atau anyaman plastik lainnya.
Kelembaban udara

Baca Artikel Lainnya :

Motif Adalah : Perbedaan Motif dan Motivasi

Cara Menanam Bunga Tulip di Daerah Tropis